Dahsyat Ini Dia 3 Rekomendasi Pendidikan Anak Dalam Keluarga Menurut Ajaran Islam

pendidikan-anak menurut islam

Sudah bukan rahasia lagi konsep pendidikan Islam bersumber dari Al-Qur’an, hadis Nabi SAW yang bertujuan menciptakan manusia yang sempurna dalam setiap generasi. Dalam konsep pendidikan anak yang di rekomendasikan ini, pendidikan dimulai sejak masa prahamil sampai masa anak yang sedang melewati waktu remajanya.

Hubungan antar keluarga dalam lingkungan keluarga akan mempengaruhi kejiwaan anak yang dampaknya akan terasa ketika ia menginjak usia dewasa kelak.

Berikut beberapa rekomendasi pendidikan anak dalam keluarga menurut ajaran Islam

Pertama Program pendidikan terpadu dengan konsep Rabbani. Kedua orang tua seyogyanya bersepakat untuk menentukan satu program yang dengan jelas menerangkan hak-hak dan kewajiban masing-masing dalam keluarga. Konsep ini tentulah konsep Rabbani

Cara pengaplikasian prinsip dasar pendidikan rabbani ini bersifat kondisional. Artinya, amat bergantung pada kondisi dan situasi yang dihadapi sebuah keluarga dan tentunya flexible sesuai dengan keadaan namun tetap harus berdasarkan dalil dari Al-Qur’an, hadis Nabi SAW

Kedua, Hubungan kasih sayang Hubungan kasih sayang ini dapat memperkuat rasa kebersamaan antaranggota keluarga, kekokohan pondasi keluarga, dan menjaga keutuhannya. Suami isteri harus berusaha memperkuat tali kasih di antara diri mereka berdua dalam semua periode kehidupan mereka, baik sebelum masa kelahiran anak mereka maupun setelahnya.

Dimana istri mengikuti apa pun kata suami sebagai seorang pemimpin selama perkataan dan keputusannya tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, hadis Nabi SAW.

Ketiga, menjaga hak dan kewajiban dalam keluarga. Beruntung dalam konsep pendidikan anak, peran setiap orang telah ditentukan Sehingga tidak ada yang perlu didebatkan atau tarik ulur. Hal ini dijelaskan dalam An-nissa ayat 3-4. yang menjelaskan bahwa laki laki adalah pemimpin bagi perempuan dan keluarganya.

Dengan mencontohkan lewat hikmah dan perbuatan sebagaimana istri menghormati pemimpinnya, meskipun tidak nyaman dalam perasaan hal ini akan berdampak amat positif bagi sang anak. Anak akan melihat bagaimana pembagian peran dan tanggung jawab dalam hak dan kewajiban

Bagaimana menurut kamu? setuju….

Arham
Arham
Bukan ustad, cuma seorang taubaters yang diberikan sedikit ilmu untuk bisnis online dan melepas perilaku sekularisme. Sempat mengelola bisnis export komoditas hasil bumi, saat ini aktif menaungi tim yang menghandle beberapa brand untuk optimasi media online di Biz.deerham.com.