Mengenal Hikmah Idul Adha

mengenal hikmah idul adha

Sebentar lagi sudah momennya Idul Adha adalah salah satu hari raya umat Islam selain Idul Fitri. Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah (mungkin banyak yg ngak tau yah), menandai berakhirnya rangkaian ibadah Haji selepas wukuf di Arafah.

Pelaksanaan Idul Adha antara lain dengan Salat Id pada pagi hari, penyembelihan hewan kurban, seperti kambing, domba, sapi, atau unta kemudian dibagikan kepada fakir miskin dan kaum dhuafa. Sejarah dan makna Idul Adha bermula sekitar 1000 tahun lalu.

Saat (menurut salah satu riwayat) Nabi Ibrahim di usia 99 tahun diperintahkan Allah SWT menyembelih Ismail, putra kesayangannya yang berusia 13 tahun melalui mimpi. Perintah ini amat berat bagi Ibrahim AS, sebab Ismail adalah putra pertama yang telah sangat sangat lama ia dambakan dan ia pinta dari Allah sejak muda. Diluar dugaan (masyarakat saat ini) Ismail kecil ternyata bersedia mengorbankan nyawanya demi menjalankan perintah Allah S.W.T.

Maka berangkatlah ayah-anak ini ke tempat penyembelihan. Saat di perjalanan, mereka menjumpai jelmaan setan yang mencoba mempengaruhi Nabi Ibrahim dan Ismail untuk mengurungkan niatnya. Sadar ini merupakan godaan setan, keduanya menimpuki setan ini dengan kerikil. Setan terus mencoba menggoda Nabi Ibrahim dan Ismail hingga tiga kali. Inilah yang kemudian menjadi jumratul aqobah dalam rangkaian ibadah haji.

Sesampainya di tempat penyembelihan, Nabi Ibrahim menghunuskan pedangnya ke leher Ismail. Namun dengan kemurahan Allah SWT, seketika Dia menukar Ismail dengan seekor domba yang gemuk. Inilah yang menjadi pertolongan Allah S.W.T Inilah yang menjadi acuan penyembelihan hewan kurban hingga sekarang.

Persitiwa idul adha ini mengandung banyak hikmah. Makna Idul Adha bagi umat Islam bukan hanya sekadar membeli hewan kurban dan makan besar. Hikmah Idul Adha adalah tentang keimanan dan ketakwaan serta kesabaran mlewati ujian hingga datangnya pertolongan Allah S.W.T. Lihat bagaimana teladan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan anak kesayangannya demi ketaatan pada Allah SWT.

Butuh perenungan mendalam agar kita menemukan makna Idul Adha. Bagi setiap orang makna Idul Adha tentu berbeda-beda. Jangan sampai Idul Adha berlalu begitu saja tanpa menjadikan kita pribadi yang lebih baik. Sudah kah kita mempersiapkan qurban kita? atau sengaja tidak mempersiapkan. Untuk teman teman yang ingin menyalurkan qurbannya bisa menyalurkan sedekahnya ke tempat tempat terdekat atau (bisa juga) ke Quis.or.id

Arham
Arham
Pemuda Hijrah yang diberikan sedikit ilmu untuk bisnis online dan melepas perilaku sekularisme. Sempat mengelola bisnis export komoditas hasil bumi, saat ini aktif menaungi tim yang menghandle beberapa bisnis salah satunya Digital Consulting Biz.deerham.comyang mengelola brand untuk optimasi media online.