4 Media Ta’aruf Online Yang Memudahkan Kamu Mencari Jodoh Bertaqwa dan Qanaah

 

Mencari jodoh memang susah-susah gampang. Diperlukan kesabaran dan sikap pantang menyerah karena jodoh memang sudah diatur oleh Allah SWT dan tidak ada seorang pun yang mengetahuinya. Jodoh merupakan cerminan dari diri sendiri dan daripada menjalani hubungan yang terlarang atau tidak dianjurkan dalam agama islam seperti gaya pacaran jaman sekarang, maka lebih baik sibuklah untuk memperbaiki diri agar kelak ketika sudah siap Allah akan mempertemukan jodoh yang sesuai dengan kriteria Kamu.

Jalan yang dianjurkan agama islam dalam mencari pasangan yaitu melalui proses ta’aruf bukan pacaran karena seperti yang telah diketahui bersama bahwa pacaran menjerumus ke dalam perzinaan sehingga sangat dilarang keras oleh agama islam.

ta'aruf dalam islam

ta’aruf dalam islam

Sementara BANYAK yang berpendapat, menikah dengan cara taaruf bagaikan membeli kucing dalam karung. Padahal Taaruf bukan berarti kita tidak mengenal calon pasangan kita secara utuh.

Memilih calon pendamping tetap harus tahu bibit dan bobotnya. namun permasalahannya, kita dihadapkan dalam dua pilihan. Pertama lewat jebakan yakni Mencari tahu secara personal dan langsung kepada calon pasangan hingga terjerumus maksiat, atau dengan taaruf. Dan cara yang Allah ridhai adalah cara yang kedua.

Karenanya Ta’aruf pun memiliki kaidah-kaidahnya tersendiri dan tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Nah, bagi Kamu yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai ta’aruf, yuk simak ulasan menariknya berikut ini.

Tata cara ta’aruf sesuai sunah

Ta’aruf yang sesuai dengan sunah yaitu sang laki-laki dianjurkan untuk melihat wajah dari wanitanya, boleh sekali dua kali ataupun tiga kali sampai sang laki-laki merasa mantap. Namun, perlu diingat bahwa yang bisa dilihat adalah wajah dan telapak tangannya saja.

Dalam proses nadzor ini sebaiknya sang wanita tidak memakai make-up yang tebal agar rupa aslinya dapat terlihat.

Dalam proses ta’aruf tentunya wajib didampingi wali masing-masing agar tidak terjerumus dalam fitnah dan zina. Nah, untuk mengetahui lebih lebih detail mengenai sikap dan perilaku sang laki-laki atau wanita, maka boleh mengutus orang yang adil dan amanah untuk menyampaikan baik dan buruknya si calon. Dengan begitu, tidak ada yang ditutup-tutupi.

Dalam hal ini, wali dari wanita wajib untuk meneliti dengan benar sang calon suami. Sebaiknya, nikahkanlah wanita dengan seorang laki-laki yang memiliki akhlaq baik dan bertaqwa kepada Allah SWT agar hidupnya dapat sejahtera nantinya.

Proses ta’aruf

Tentu dalam ta’aruf terdapat proses atau langkah-langkahnya yang harus dipahami oleh setiap umat muslim yang melakukan ta’aruf. Proses mencari jodoh yang diridhoi oleh Allah SWT ini harus dijalankan dengan baik dan sesuai dengan syariat Islam.

Tahapan Ta'aruf dalam islam yang sesuai sunnah

Dalam proses ta’aruf, pertama-tama adalah meluruskan niat terlebih dahulu apakah sudah siap untuk menikah atau belum. Jika memang mental, finansial untuk menafkahi (sesuai dengan QS:At-Talaq ayat 7), dan segalanya sudah siap, maka boleh melakukan ta’aruf. Tidak perlu kemapanan, namun cukup dengan siap. Karena Allah akan membukakan jalan setelahnya.

 

Banyak yang sudah membuktikan bahwa dengan menikah akan terbuka pintu rezeki. Awalnya cuma hidup pas-pasan dengan gaji pas-pasan dan hidup di rumah kontrakan yang sempit serta makan yang pas-pasan. Ternyata Allah beri kelapangan setelah kesempitan.

Karena Allah menolong setiap orang yang menikah yang ingin menjaga kesucian dirinya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Ada tiga orang yang akan mendapatkan pertolongan Allah:

(1) orang yang berjihad di jalan Allah,

(2) orang yang menikah demi menjaga kesucian dirinya,

(3) budak mukatab yang ingin membebaskan dirinya.” (HR. An-Nasa’i, no. 3218; Tirmidzi, no. 1655; Ibnu Majah, no. 2518. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan). Apalagi rezekinya dijamin pula oleh Allah jika ia rajin menafkahi istri dan anaknya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).” (HR. Bukhari, no. 1442; Muslim, no. 1010) Yang bilang “Amin” Semoga Allah memberi keberkahan dalam pernikahan Antum…

#nikahsyari #nikahasyik #nikahyuk #nikahmurah #nikahmudah #nikahdress #nikahasik #nikahan #nikahmuda #nikahbarokah #taarufnikah #taarufkhitbahnikah #taarufyuk #taarufakad #taarufsyari #taarufonly #taarufislami

A post shared by Gigit sunnah (@kalamsunnah) on

Proposal Ta’aruf

Sebelum melakukan ta’aruf hendaknya Kamu membekali info seputar persiapan pernikahan dalam islam kemudian membuat proposal terlebih dahulu yang di dalamnya terdapat informasi mengenai diri Kamu, visi, keluarga Kamu, sesuatu yang tidak disukai Kamu, sesuatu yang disukai Kamu, dan segala macam tentang diri Kamu secara komplit. Semakin lengkap maka semakin baik. Berikut contoh Cv atau proposal Ta’aruf yang eye-catching

proposal taaruf Nah, jika proposalnya sudah siap, serahkanlah ke target Kamu. Jika belum ada, Kamu boleh meminta tolong kepada orang lain seperti orang tua, teman yang sholeh, agensi cari jodoh online yang terpercaya, dan lain sebagainya.

Setelah proses pertukaran data selesai, maka hal yang dilakukan selanjutnya adalah sholat istikharoh meminta diberi kemapanan hati untuk melanjutkan ke proses yang selanjutnya ataukah berhenti sampai disini saja. Jika memang sudah melakukan sholat istikharoh berkali-kali dan mantap untuk melanjutkan ta’aruf, maka segera lapor kepada sang mediator untuk menjadwal pertemuan yang selanjutnya.

Setelah bertemu, maka nantinya boleh dibuka sesi taaruf mengenai apapun sedetail-detailnya. Setelah itu sang laki-laki bisa berkonsultasi kepada keluarga. Jika memang sudah mantap dalam memilih jodoh, maka akan dilanjutkan ke sesi lamaran atau khitbah. Sebaiknya, jarak antara lamaran dan khitbah tidak terlalu jauh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Beberapa tokoh yang memilih jalan ta’aruf

Nah, bagi Kamu yang penasaran siapa saja yang mencari jodoh melalui proses ta’aruf, berikut akan disajikan informasi menariknya untuk Kamu. Selamat menyimak.

      1. Muzzamil Hasballah dan Sonia Rastanti

Pasangan yang belum lama menikah ini mampu membuat publik takjub, pasalnya mereka menikah dengan jalan ta’aruf dan merupakan pasangan yang serasi. Pasangan muda ini memiliki talenta yang luar biasa sehingga mereka cocok jika disandingkan. 

  A post shared by ali anggara (@fitmeal_corner) on

 

Hubungan yang tidak melalui proses pacaran ini tentu membuat publik semakin terbawa perasaan terlebih lagi Muzammil Hasballah merupakan hafidz yang telah lama hangat diperbincangkan publik dan Sonia sendiri merupakan wanita yang cantik paras dan juga hatinya.

  1. Fedi Nuril dan Vanny Widyasasti

Siapa yang tidak kenal dengan aktor tampan nan religius Fedi Nuril? Hampir semua orang mengetahuinya lewat film-film yang pernah dimainkannya. Ia resmi menikah sejak 17 Agustus 2016 da hebatnya lagi tanpa melalui proses pacaran yaitu dengan cara ta’aruf.

Sekarang, pasangan yang berbahagia ini telah dikaruniai seorang anak dan hidup dengan bahagia. Bagimana, Kamu ingin seperti pasangan ini?

  1. Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio

Oki Setiana Dewi memang dikenal dengan wanita yang sholehah, cantik, dan juga cerdas. Tak heran jika ia menemukan belahan hatinya memalui jalan ta’aruf. Pelakon film Ketika Cinta Bertasbih ini resmi menikah pada Januari 2013 dan kini telah dikaruniai 2 orang anak.

Perbedaan ta’aruf dan pacaran

Ta’aruf sangatlah berbeda dengan pacaran. Dimana, agama islam menganjurkan untuk cari pasangan melalui jalan ta’aruf bukan pacaran yang notabenya banyak mendatangkan kemaksiatan. Kini ta’aruf tidak hanya bisa dilakukan secara konvensional namun juga ada ta’aruf online yang kini mulai booming dikalangan masyarakat muda.

perbedaan pacaran dan taaruf

Ya, ada banyak media ta’aruf online yang bisa Kamu pilih untuk mencari jodoh yang sesuai dengan kriteria.

Sebenarnya apa sih perbedaan ta’aruf dengan pacaran?

Perbedaannya jelas sekali yaitu pacaran cenderung menjerumus ke perbuatan zina karena dalam pertemuannya tidak didampingi oleh wali sehingga besar kesempatannya muncul orang ketiga yaitu setan yang senantiasa menggoda manusia agar melanggar ajaran Allah SWT.

Nah, lain halnya dengan ta’aruf yang harus didampingi dengan mahramnya agar tidak terpancing hawa nafsu untuk melakukan perbuatan yang buruk.

Ta’aruf dianggap lebih adil karena laki-laki dan perempuan dapat menanyakan hal apapun dan memberikan jawabannya dengan jujur sehingga Kamu akan mendapatkan informasi mengenai pasangan dalam waktu yang singkat tanpa ada yang disembunyikan karena informasi tersebut juga disampaikan oleh mediatornya.

Tentu hal tersebut berbeda dengan pacaran yang cenderung akan banyaknya kebohongan ataupun pencitraan.

List media ta’aruf online

Ada banyak media ta’aruf online yang bisa Kamu pilih jika dengan tidak ingin melalui cara yang konvensional. Berikut adalah beberapa media online yang telah dirangkumkan untuk Kamu.

1. Taaruf.me

Taaruf.me

Taaruf.me merupakan aplikasi berbasis web yang mirip dengan Mawaddah Indonesia. Berdasarkan data yang tercatat setidaknya ada 245 Ikhwan dan 417 Akhwat yang siap di khitbah dan dinikahi. Asal cocok ..Tentunya.

2. Group WA Ta’aruf Lalu Nikah (TLN)

group taaruf lalu nikah

Media Taaruf online yang ini berbasis group WA. Didalamnya akan dibagi dalam 2 group, yang pertama group ikhwan dan satu lagi group akhwat. Setidaknya sudah ada belasan pasangan yang menemukan jodohnya disini. Group TLN ini digawangi Syech fauzan Abu Ramza.

3. MawaddahIndonesia

Mawaddah Indonesia ini menawarkan dan membantu para ikhwan atau akhwat yang sedang proses mencari jodoh sesuai sunnah.

Di Mawaddah Indonesia ini privasi dan proses mediasi akan terjaga sesuai dengan syariat tanpa bidah dan maksiat. Selain itu untuk dekorasi dan ruang tamu juga dipisah antara tamu laki-laki dan tamu perempuan. Sedangkan untuk tata cara ta’aruf sendiri yakni pertama membersihkan niat terlebih dahulu, menjaga kesucian proses ta’aruf itu sendiri, mempertahankan kejujuran, serius, menerima atau menolak harus dengan cara yang baik dan masih banyak lagi lainnya.

Peraturan Taaruf mawaddah

Media ta’aruf online tersebut memang sudah terbukti dalam mempersatukan dua insan yang ingin menjalani mahligai rumah tangga yang damai dan sejahtera. Banyak yang sudah menemukan pasangan yang cocok dari media online tersebut, bagaimana dengan Kamu?

Jika Kamu memiliki rekomendasi media ta’aruf online yang cukup dekat dengan sunnah/syari’at silahkan rekomendasikan ke kami dengan mengisi komentar dibawah.

Arham
Arham
Pemuda Hijrah yang diberikan sedikit ilmu untuk bisnis online dan melepas perilaku sekularisme. Sempat mengelola bisnis export komoditas hasil bumi, saat ini aktif menaungi tim yang menghandle beberapa bisnis salah satunya Digital Consulting Biz.deerham.comyang mengelola brand untuk optimasi media online.