Sudah menjadi ketentuan takdir, zaman terbagi atas lima periode; Nubuah – Khilafah – Mulkan ‘Addhan -Mulkan Jabariyyan – khilafah ala minhajin nubuwwah. Yang setelah era Nubuah maka sejarah kebangkitan dan jatuhnya ummat Islam akan terulang dengan model yang sama dan sebab yang sama pula. Perbedaan hanya pada siapa yang ingin mengambil peran sebagai apa, karena nya orang bijak selalu berkata #SejarahPastiBerulang

Pada masing masing zamannya Al-khair selalu menghasilkan tokoh puncak kepemimpinan, tokoh legendaris yang lahir dengan pola dan kurikulum yang sama. Tokoh yang membangkitkan ummat setelah kejatuhannya. Karenanya sudah sangat tepat jika kita mengenal proses lahirnya kegalauan dan gaya kepemimpinan yang legendaris lewat kisah nyata.

Bukannya cerita fiksi dari kaum seberang yang kebingungan tidak punya contoh panutan sehingga perlu dibuat tokoh khayalan imajiner semacam Superman, Batman, Hercules, siluman laba laba atau bahkan catwoman dan Wonder Woman

Deerham coba menukilkan point point penting dari Kajian yang dijabarkan Ustad Budi Ashari lewat sejarah salahudin al ayubi dan kisah Muhammad Al-fatih. Semoga kita dapat belajar dari Teori, konsep, dan Potret kepemimpinan dan kegundahan salahudin al ayubi dan Muhammad Al Fatih sebagai manusia yang Ajaib, Istimewa dan Spesialnya..mereka NYATA.

Mukkadimah

 

Salahudin

Sultan Salahudin Al Ayubi

 

Al Fatih

Sultan-Muhammad-Al-Fatih

WASIAT

Kedua pemimpin besar salahudin al ayubi dan Sultan Muhammad Al Fatih memberikan wasiat bagi penerusnya, hal ini bisa menjadi ibroh dan rujukan valid bagaimana pakem kepemimpinan terbaik: