4 Alasan Menguntungkan Kenapa Anda Harus Melakukan Blogging Untuk Bisnis

4-Alasan-Menguntungkan-Kenapa-Anda-Harus-Melakukan-Blogging-Untuk-Bisnis
 

Mungkin kamu bertanya tanya, apasih untungnya berinvestasi mendirikan blog? apakah cukup sepadan dengan hasilnya.

Keraguan tersebut tentu cukup wajar, karna mereka yang berinvestasi di blog harus meluangkan waktu dan mengeluarkan investasi yang tidak sedikit agar memiliki digital asset berupa konten yang optimal. Jika kamu pemilik website bisnis, apakah itu Toko online ataupun web perusahaan maka jangan biarkan keraguan menghalangi kamu untuk mencoba mendirikan blog.

Tak perlu membuat domain baru.

Nah, karena kemungkinan besar mayoritas dari pembaca Deerham sudah memiliki website, jadi buat saja satu tambahan halaman khusus untuk mendirikan blog. Cukup dengan subdomain atau subfolder.

Jika masih merasa ragu, 4 alasan berikut ini pasti bisa meyakinkan Anda.

1. Blog System Meningkatkan Jumlah Traffic Website Bahkan Konversinya

Mendapatkan lebih banyak pelanggan baru, tingkatkan PROFIT kamu dengan CEPAT!

Rasanya keuntungan yang satu ini bisa menjadi alasan paling mendasar yang wajib Anda pertimbangkan. Jika website kamu sepi pengunjung, maka mulailah ngeblog. Niscaya jumlah kunjungan akan meningkat.

Jika sudah terbiasa baru ditingkatkan dengan tehnik tehnik content marketing.

Perlu diketahui, suatu website dikunjungi lewat tiga (3) cara: Direct (ketik langsung), Refferal, dan Organic Visit.

blogging untuk bisnis

Ilustasi sumber dari mana datangnya pengunjung web Anda – source: Popcorn Metrics

Memang betul target audiens kamu bisa saja langsung mengetikkan alamat website di browser, tapi sayangnya hal tersebut hanya terjadi jika mereka telah aware alias mengenal web kamu sebelumnya.

Lalu, bagaimana dengan target audiens lain yang cukup potensial, namun belum pernah mendengar tentang website kamu?

Nah, blogging akan membantu kamu menggapai audiens yang RELEVAN nan TERTARGET dengan jumlah BESAR.

 

blogging untuk bisnis menguntungkan

Ilustrasi peningkatan traffic dari Amartha (source: portfolio Biz.deerham)

 

Pasalnya, setiap kamu menulis postingan blog baru, website kamu (minimal) akan mendapatkan satu halaman baru di mesin pencari. Artinya, peluang website kamu akan semakin besar untuk muncul pada mesin pencari Google. Yang ujung ujungnya mendatangkan pelanggan baru, dan meningkatkan konversi penjualan.

Seperti yang Biz.Deerham pernah lakukan untuk Bukalapak hingga Amartha.co.id

2. Mengubah Traffic Tersebut Menjadi Calon Pelanggan

Kamu pernah dengar sistem funnel?

jika belum maka mulailah membuat sistem funnel sehingga kamu bisa mengkonversi trafik dari “cold traffic” menjadi calon pelanggan yang aktif “Hot traffic

Pada point pertama kita sudah mengetahui alasan traffic website mulai meningkat berkat adanya blog. Kini saatnya traffic tersebut kamu konversi menjadi calon pelanggan (leads). Caranya sederhana aja, cukup cantumkan call-to-action (CTA) disetiap artikel blog kamu.

Sekarang pertanyaannya, mau diarahkan kemana call-to-action tadi?

Blogging for business

Jalur traffic yang dimulai dari website visitor menuju Call-to-Action : Source: Hubspot

Umumnya, halaman CTA akan diarahkan pada halaman yang berisi konten seputar branding usaha kamu, ataupun mengarahkan pembaca pada konten yang akan membuat audiens bersedia memberikan informasi diri mereka.

Umumnya ditahap ini akan dilakukan pertukaran dimana audiens memberikan informasi dan kamu atau web perusahaan akan memberikan e-book atau trial gratis jika melakukan subscribe.

Tapi perlu diketahui kalau nantinya tidak semua pembaca akan beralih menjadi “leads”. Hal ini sangat wajar karena sudah menjadi sunnatullah, pebisnis tidak ada yang mampu mengubah 100% pengunjung menjadi leads.

Jadi jangan kaget yah

Lalu apa yang harus dilakukan dengan proses blogging?

Kamu bisa mencantumkan CTA pada setiap postingan yang memang disiapkan khusus, setelahnya lakukan evaluasi untuk melakukan perbaikan ataupun peningkatan performance.

3 Menguatkan Brand Image Bisnis Anda

Brand Image apa yang selama ini kamu bangun? atau tepatnya brand image apa yang terbentuk.

Membangun brand image adalah nilai-nilai apa yang kamu ingin orang mengasosiasikan terhadap brand Anda?

Banyak cara untuk membangun atau menyampaikan hal-hal tersebut, kamu dapat memulainya dari tampilan website seperti warna, gaya bahasa ataupun strategi konten marketing hingga tagline yang digunakan.

Untuk menyusun strategi konten marketing, kamu bisa memanfaatkan bagan Content Funnel yang dibawah ini

content-marketing-stage-funnel

Gambar diatas adalah schema content marketing funnel yang menjelaskan perbedaan jenis konten untuk setiap stage/tahapan. Tipe artikel yang mudah viral adalah Content Role: Awareness dan Interest. Semakin kekiri semakin mudah viral.

Melalui racikan artikel di blog, kamu bisa meyakinkan pengunjung dan target audiens lain bahwa brand Anda membawa brand image dan nilai-nilai tertentu.

Contoh, apabila kamu memiliki bisnis di bidang fashion untuk ibu hamil, maka gaya menulis seperti apa yang sebaiknya gunakan untuk menarik perhatian target audiens ibu ibu?

Tentunya dimulai dari pemilihan kata yang bersifat ramah dan keibuan agar ibu-ibu hamil mau membaca tulisan kamu hingga akhirnya berujung pada konversi leads.

4. Membangun Hubungan yang Akrab dengan Konsumen

Blog untuk bisnis sesunguhnya membukakan jalan bagi usaha Anda lebih untuk memperdalam hubungan dengan para konsumen Anda ataupun yang masih calon konsumen. Lewat blog yang terhubung langsung dengan website, maka pengunjung bisa mengenal Anda secara lebih dalam.

Secara teknis, pengunjung di internet yang datang ke blog Anda akan secara tidak langsung mengenali website dan eksistensi usaha Anda. Diawali dari tersasar ke salah satu artikel Anda, kemudian mengenali kelebihan produk Anda lewat ulasan di blog dan diakhiri dengan transaksi.

Lebih dari itu, Anda juga bisa membangun kepercayaan sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya. Lagi pula, pada dasarnya konsumen senang mendapat informasi, dan mereka sangat menghargai bahwa Anda yang memberikannya kepada mereka.

Jangan juga dilupakan untuk merespon setiap komentar yang masuk, bahkan Anda bisa melakukan kontak secara private via email apabila diperlukan untuk menjalin interaksi dengan konsumen. Apabila audiens memiliki pertanyaan tentang produk yang Anda tulis di blog, respon secara langsung pada website.

Nantinya, konsumen lain bisa melihat interaksi Anda sehingga mereka tidak segan untuk meninggalkan komentar. Engagement pun meningkat dengan sendirinya!

SEO-CTA

Bagaimana apa Anda sudah mulai tertarik mendirikan blog, tetapi bingung harus memulainya dari mana? Anda bisa berkonsultasi untuk strategi blogging plus SEO dengan kami, Biz.deerham.com

Arham
Arham
Pemuda Hijrah yang diberikan sedikit ilmu untuk bisnis online dan melepas perilaku sekularisme. Sempat mengelola bisnis export komoditas hasil bumi, saat ini aktif menaungi tim yang menghandle beberapa bisnis salah satunya Digital Consulting Biz.deerham.comyang mengelola brand untuk optimasi media online.